Kls IX. SISTEM REPRODUKSI (STRUKTUR DAN FUNGSI REPRODUKSI)


Organ reproduksi laki-laki
Organ reproduksi laki-laki dibedakan menjadi dua yakni organ reproduksi dalam dan luar. Berikut akan dibahas mengenai organ reproduksi.

A. Organ reproduksi luar laki –laki.
Penis
Skrotum / kantong pelir
·      Tersusun dari jaringan otot yang mengandung pembuluh darah dan saraf.
·      Berdungsi sebagai saluran kencing (urine) dan saluran sperma, alat kopulasi (alat hubungan antara kelamin laki-laki dan perempuan untuk memindahkan sperma ke rahim wanita
·      Merupakan kantong kulit pelindung testis
·      Fungsi: mengatur suhu testisagar sesuai untuk produksi sperma.
·      Skrotum dapat mengendur jika suhu naik dan mengkerut jika suhu turun
B. Organ reproduksi dalam laki –laki
Testis
Saluran reproduksi
Kelenjar reproduksi
· Bentuknya bulat telur yang tersimpan dalam skrotum
· Jumlah sepasang
· Terdiri dari tubulus seminiferus
· Pada dinding testis terdapat jaringan ikat dan sel leydig
· Fungsi : menghasilkan sperma dan hormon testosteron
Epididimis
·      Berjumlah sepasang
·      Berada di sekitar testis
·      Merupakan saluran berkelok-kelok  yang berukuran sekitar 4 cm
·      Fungsi: tempat penyimpanan sementara sperma dan pematangan sperma
Vesikula seminalis/kantong semen: kelenjar berlekuk yang terletak di belakang kantong kemih. Vesikula seminalis menghasilkan zat yang bersifat basa/alkali yang menyumbang 60% komposisi total semen, fruktosa (untuk menyediakan energi bagi sperma), mucus,enzim penggumpal, prostalglandin dan asam askorbat. 
Vas deferens
·      Merupakan saluran panjang yang merupakan lanjutan epididimis (penghubung antara epididimis dan kantong sperma)
·      Fungsi: mengangkut sperma yang telah matang dari epididimis ke vesikula seminalis
Kelenjar prostat:
·      Terletak di atas uretra di bawah kantong kemih.
·      Bentuk seperti kue donat
·      Menghasilkan: asam sitrat, seminal plasmin
·      Berisi cairan prostat yang bersifat encer seperti susu, mengandung antikoagulan.
·      Fungsi: menghasilkan cairan bersifat asam
Saluran ejakulasi
Untuk menyalurkan sperma dari vesikula seminalis menuju ke uretra
Kelenjar cowper/bulbouretra
·      Letak di sepanjang uretra di bawah prostat
·      Bentuk seperti kacang
·      Fungsi: menghasilkan lendir  dan cairan bersifat basa yang berfungsi untuk menetralkan keasaman sisa urine dalam uretra dan keasaman vagina

Uretra
·      Merupakan saluran memanjang yang terdapat dalam penis
·      Fungsi: sebagai saluran kemih dan  temoat keluarnya sperma



Organ Reproduksi Perempuan
Organ reproduksi wanita terdiri dari organ reproduksi luar dan dalam.
A. organ reproduksi luar
1.   Vulva
      Merupakan celah terluar dari organ reproduksi wanita yang di dalamnya terdapat saluran urin (uretra) dan saluran reproduksi (vagina).
2.   Labium
      Merupakan bagian yang membatasi vulva. Labium dibedakan menjadi labium mayora (berukuran besar),  tampak tebal berlemak dan labium minora yang terletak di sebelah dalam labium mayora. Pertemuan antara kedua labium mayora di bagian atas disebut mons pubis. Di dalam labium mayora terdapat tonjolan kecil yang mengandung saraf perasa yang dinamakan klitoris. Klitoris ini analog dengan penis pada laki-laki yang bersifat sensitif.
B.  Organ reproduksi dalam
Saluran reproduksi
Ovarium / indung telur
Vagina
·      Terletak pada bagian bawah servik
·      Tersusun dari otot-otot elastisyang dilapisi membran tipis yang disebut selaput dara (hymen). Hymen dapat robek karena aktivitas yang membahayakan untuk itu pesan dari Tuhan agar wanita diharapkan tidak melakukan aktivitas yang membahayakan dan yang melanggar norma agama. Hymen ini bisa sebagai indikator seorang perempuan masih perawan/tidak.
·      Fungsi: saluaran darah menstruasi dan jalan lahir bayi secara normal juga sebagai alat kopulasi
·  Berjumlah sepasang
·  Bentuk: oval, panjang 3-4 cm
·  Letak: sebelah kiri dan kanan rongga perut bagian bawah
·  Fungsi: menghasilkan sel telur/ovum, menghasilkan hormon estrogen dan progresteron
Seviks/leher rahim
Merupakan bagian dasar rahim berbentuk melingkar dan berbatasan dengan vagina.
Uterus/rahim
·  Merupakan muara oviduk
·  Berotot tebal
·  Terdiri dari 3 lapisan: perimetrium (lapisan terluar uterus yang berhubungan dengan rongga perut), miometrium (lapisan yang berfungsi mendorong bayi keluar saat persalinan), endometrium (lapisan terdalam uterus yang merupakan tempat menempelnya ovum yang telah dibuahi)
·  Pada saat ovulasi dinding rahim menebal, jika tidak terjadi pembuahan maka dinding rahim akan meluruh
Oviduct/tuba falopii
·      Berjumlah sepasang
·      Berbentuk oval dengan panjang 3-4 cm, pada bagian ujungnya berbentuk seperti corong berjumbai/fimbrae yang berfungsi untuk menangkap ovum yang disebut infundibulum.
·      Terletak di kanan dan kiri rongga perut bagian bawah
·      Fungsi: tempat berlangsungnya pembuahan
·      Pada orang yang melakukan tubektomi organ ini bisa di ikat atau dipotong.