11 Maret 2023

 


SUPERSEMAR

11 Maret 2023

     Hampir saja kita melupakan peristiwa sejarah Bangsa Indonesia yang terjadi 57 tahun lalu. Seharusnya hari ini tanggal 11 Maret 2023 kita peringati sebagai Hari SUPERSEMAR. Supersemar adalah singkatan dari Surat Perintah Sebelas Maret. Sebuah surat yang ditandatangani oleh Presiden Soekarno pada tanggal 11 Maret 1966.


     Supersemar adalah sebuah surat instruksi yang ditujukan kepada Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib) saat itu, Mayjen TNI Soeharto. Isinya adalah perintah Presiden Soekarno kepada Pangkopkamtib untuk mengambil segala tindakan yang dianggap perlu untuk mengatasi situasi keamanan yang buruk pada waktu itu. Surat ini dibawa oleh 3 Menteri yang ditunjuk untuk menemui Presiden Soekarno yang sedang berada di Istana Bogor. 


     Ketiga menteri tersebut adalah Mayjen TNI Basuki Rahmad, Brigjen TNI M. Jusuf, dan Brigjen TNI Amir Machmud. Mereka melaporkan situasi ibukota Jakarta yang tidak kondusif pada waktu itu. Setelah menerima persetujuan Presiden Soekarno melalui Surat Perintah yang telah ditandatangani, ketiga menteri bergegas menemui Pangkopkamtib dan menyerahkan surat tersebut.


     Berdasarkan mandat dari isi surat itu, maka Mayjen TNI Soeharto segera mengambil tindakan dengan menangkap 15 menteri dari Kabinet Dwikora yang disempurnakan (Kabinet 100 Menteri). Mayjen TNI Soeharto juga segera membubarkan PKI dan menyatakan PKI sebagai organisasi terlarang di Indonesia. 


     Latar belakang lahirnya SUPERSEMAR adalah adanya peristiwa Gerakan 30 September 1965 oleh Partai Komunis Indonesia. PKI bertujuan ingin mendirikan negara komunis di Indonesia. Sebab lahirnya Supersemar adalah terjadinya demonstrasi besar-besaran oleh para mahasiswa (KAMI, KAPPI, dll) yang turun ke jalan melancarkan TRITURA. Isi Tritura (Tiga Tuntutan Rakyat) yaitu:

1. Pembubaran PKI.

2. Reshuffle Kabinet Dwikora 

3. Turunkan harga.

Akibatnya keluarlah yang disebut dengan SUPERSEMAR atau Surat Perintah Sebelas Maret. 


     Selamat memperingati Hari SUPERSEMAR. Mari kita selalu berjas merah atau jangan sekali-kali meninggalkan sejarah apalagi sejarah perjalanan kehidupan bangsa Indonesia. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.